Penanganan Kipi Pada Vaksin Covid-19

Penanganan KIPI Pada Vaksin COVID-19




Bagikan Info Kami
7Shares
5
(3076)

Apa Itu KIPI ?

Bagaimana Penanganan KIPI ? Sebelumnya apa sich KIPI itu ? KIPI adalah singkatan dari Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Semua kejadian atau reaksi medis yang terjadi setelah pasien disuntikkan vaksin akan menjadi perhatian tenaga medis yang bertugas. Beberapa waktu lalu, beredar informasi bahwa orang yang habis divaksinasi tidak boleh langsung pulang ke rumah. Ia harus menunggu dulu setidaknya 30 menit.

Tujuan menunggu di klinik atau rumah sakit selama 30 menit adalah memantau ada atau tidaknya KIPI. Sebenarnya, KIPI tidak hanya berlaku untuk vaksin COVID-19, melainkan untuk semua vaksinasi. Karena vaksin COVID-19 ini terbilang baru, masyarakat jadi merasa asing dengan prosedur tersebut. Padahal, hal ini tidak jauh berbeda dari vaksinasi lainnya.

Reaksi Penanganan KIPI Terdiri Tiga Jenis

  • Reaksi lokal: nyeri, bengkak, kemerahan di area bekas suntikan. Reaksi lokal yang terbilang parah yakni selulitis.
  • Reaksi sistemik: demam, nyeri otot seluruh tubuh atau myalgia, nyeri sendi atau artralgia, lemas, dan sakit kepala.
  • Reaksi lain yaitu alergi. Kondisi ini bisa berupa biduran (urtikaria), anafilaksis (alergi parah hingga sesak napas), dan pingsan.

Ketiga reaksi di atas tidak cuma menjadi KIPI vaksin Sinovac. Semua vaksin memiliki KIPI yang sama. Dari kedua reaksi di atas, reaksi lokal dan sistemik yang paling sering muncul. Anda tidak perlu khawatir, sebab dua reaksi tersebut sangat umum dan mudah hilang.

Reaksi Kipi Terdiri Tiga Jenis

Untuk memantau dan menanggulangi KIPICatatan [1] vaksin COVID-19, menteri kesehatan bersama gubernur telah membentuk komite nasional dan daerah. Dari laporan yang diterima, kasus yang terjadi adalah KIPI ringan dan koinsiden (tidak berhubungan dengan pemberian vaksinasi tersebut).

Mengatasi Efek Samping Vaksin COVID-19

Mengatasi Penanganan KIPI Reaksi Lokal

Nyeri dan agak bengkak di area bekas suntikan dapat hilang dengan sendirinya. Untuk mempercepat pemulihannya, Anda bisa memberikan kompres dingin pada area tersebut. Bila perlu konsumsi obat parasetamol.

Mengatasi Penanganan KIPI Reaksi Sistemik

Salah satu reaksi sistemik yang paling sering muncul setelah menerima vaksin ialah demam. Kondisi ini tergolong wajar karena tubuh sedang memproses imunitasnya.

Kemenkes RI menyarankan untuk:

  • minum air putih yang banyak.
  • mengenakan pakaian yang nyaman.
  • mengonsumsi parasetamol sesuai dosis.
  • kompres hangat atau mandi air hangat.
  • Mungkin, selama ini banyak orang berpikir demam dapat diredakan dengan kompres dingin.
  • Padahal, cara itu keliru.

Dokter Sepriani Timurtini Limbong menjelaskan, “Baiknya memang kompres hangat kalau demam. Dengan kompres hangat, pusat tubuh akan menangkap bahwa lingkungan ini suhunya hangat, sehingga perlahan suhu tubuh diturunkan”.

Vaksin Covid-19

“Kalau kompres dingin, justru efek yang dihasilkan sebaliknya. Suhu tubuh malah akan tetap tinggi bahkan bisa meningkat karena otak menangkap bahwa suhu di sekelilingnya dingin,” tambahnya.

Mengatasi Reaksi Penanganan KIPI Cara Lain

Segera hubungi petugas medis bila Anda sampai mengalami alergi. Reaksi alergi umumnya diatasi dengan obat antihistamin. “Apabila pasien sampai pingsan, petugas kesehatan akan menilai tanda vital pasien. Hal ini mencakup tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu, dan tingkat kesadarannya,” terang dr. Sepriani.

Apa Itu Kipi

Tindakan berikutnya dinilai dari hasil pemeriksaan awal di atas. Apabila pingsan terbukti disebabkan oleh alergi, akan diberikan obat antialergi dan lain sebagainya. Untuk Anda yang sedari awal punya masalah kesehatan mental seperti gangguan kecemasan (anxiety), sebaiknya lakukan relaksasi terlebih dahulu supaya tenang. Pasalnya, rasa takut menerima vaksin COVID-19 mungkin saja memperberat gejala psikis yang sebelumnya sudah ada.

Apakah vaksin COVID-19 aman tanpa efek sampig?

Seluruh jenis vaksin Covid-19 yang digunakan dalam program vaksinasi nasional dipastikan aman, berkhasiat dan minim efek samping.

Apakah vaksin COVID-19 halal?

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat pada tanggal 8 Januari 2021, menetapkan bahwa vaksin COVID-19 produksi Sinovac, yang diajukan proses sertifikasinya oleh PT. Bio Farma, adalah SUCI &; HALAL. Hal ini disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh, pada hari Jumat (8 Januari 2021).

Apakah Vaksin COVID-19 ?

Pemerintah menerima masukan dari masyarakat tentang biaya vaksin COVID-19 dan memutuskan bahwa vaksin COVID-19 akan diberikan dan tanpa syarat. Mari bersiap untuk divaksinasi ketika vaksin siap.

Syarat Efektivitas Vaksin COVID-19?

Dari WHO menetapkan syarat efikasi atau efektivitas vaksin COVID-19 itu 50% sudah bagus. Artinya kalau di bawah 50% vaksin tidak layak diedarkan. Tetapi vaksin yang efektivitasnya 90%, 80% atau bahkan 60 atau 70% pun pada masa pandemi ini, dampaknya sangat terasa dan sangat penting.

Di mana Mendaftar Untuk Vaksinasi COVID-19?

Peserta mendaftar dengan mengunjungi situs resmi Kementerian Kesehatan yaitu www.kemkes.go.id dan sehatnegeriku.kemkes.go.id, serta situs resmi Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Nasional (KPCPEN) di www.covid19.go.id.



How useful was this post?
Click on a star to rate it!

5 ( 3076 Votes )

Silahkan Rating!
Penanganan KIPI Pada Vaksin COVID-19

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Follow me
( 0 Followers )
X

Follow me

E-mail : *

Catatan : Referensi WikiPress

Catatan : Referensi WikiPress
1 Bila 30 menit tidak ada reaksi KIPI yang patut dikhawatirkan, pasien bisa pulang.

Kirimi saya email ketika halaman ini telah diperbarui

Berita Penolakan

Informasi yang terkandung dalam posting ini hanya untuk tujuan informasi umum. Informasi ini disediakan oleh Prameres Foundation dengan judul Penanganan KIPI Pada Vaksin COVID-19 dan meskipun kami berusaha keras untuk menjaga informasi tetap mutakhir dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan sehubungan dengan situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terkandung di pos untuk tujuan apa pun.

Ketentuan Layanan

Berikut adalah ketentuan layanan yang berlaku pada Prameres Foundation yang bernaung dibawah kendali Network PramereSakti Company.

Kebijakan Privasi

Segala hal tentang kebijakan privasi silahkan anda akses pada tautan sebagai berikut https://prameres.com/kebijakan-privasi/

Kebijakan Iklan Google, Periklanan dan Pemasaran

Segala hal tentang Kebijakan Iklan Google silahkan anda akses pada tautan sebagai berikut https://prameres.com/iklan-kami/ untuk Periklanan dan Pemasaran masih belum dibuka (coming soon).

Syarat dan Ketentuan

Segala hal tentang syarat dan ketentuan silahkan anda akses pada tautan sebagai berikut https://prameres.com/syarat-dan-ketentuan/

Prameres Foundation | Advertising and Digital Marketing

Apakah artikel ini membantu ?
YaTidak