Data Vaksin Covid-19 Yang Disetujui

Data Vaksin COVID-19 Yang Disetujui

5
(4521)

Tentang Vaksin COVID-19

Vaksin COVID-19 merupakan vaksin yang nantinya akan digunakan untuk menangani penyakit koronavirus 2019 (COVID-19). Pada 20 Januari 2020, data sequence genetik SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, dibagikan melalui GISAID, dan pada 19 Januari 2020, industri farmasi global mengumumkan komitmen untuk mengatasi COVID-19. Hingga Maret 2020, terdapat beberapa penelitian yang mengembangkan vaksin COVID-19. Pada akhir Februari 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa vaksin untuk menangani virus penyebab COVID-19, SARS-CoV-2 tidak akan tersedia dalam waktu kurang dari 18 bulan. Hingga September 2020, terdapat 321 vaksin uji coba yang sedang dalam pengembangan.

Sebuah Data Vaksin Covid-19

Pada bulan September, 39 kandidat vaksin sedang dalam pengujian klinis, 33 dalam pengujian tahap I–II, dan 6 dalam pengujian tahap II–III. Pada pertengahan Desember 2020, 57 kandidat vaksin berada dalam uji klinis, dengan 40 kandidat vaksin dalam pengujian tahap I-II, dan 17 kandidat vaksin dalam pengujian tahap II-III. Pada pengujian tahap 3, beberapa vaksin COVID-19 menunjukkan efikasi setinggi 95% dalam mencegah infeksi simptomatik COVID-19.

Beberapa negara menerapkan rencana distribusi dengan memprioritaskan penduduk dengan risiko tinggi, seperti lansia dan tenaga kesehatan. Pada November 2020, lebih dari 20 miliar dosis vaksin telah dipesan oleh beberapa negara. Setengah dari dosis tersebut dipesan oleh negara berpenghasilan tinggi dengan jumlah populasi sekitar 14% populasi dunia.

Tabel Vaksin COVID-19 Yang Telah Disetujui Didunia

Berikut adalah tabel dari vaksin covid-19 yang telah disetujui oleh dunia terlebih oleh lembaga WHO (World Health Organization) yakni lembaga Organisasi Kesehatan Dunia merupakan salah satu badan PBB yang bertindak sebagai koordinator kesehatan umum internasional dan bermarkas di Jenewa, Swiss. WHO didirikan oleh PBB pada 7 April 1948. Direktur Jendral sekarang adalah Tedros Adhanom.

Catatan : tabel vaksin covid-19 yang telah disetujui akan update secara otomatis jika ada vaksin yang lolos uji klinis.

Cara Kerja Vaksin COVID-19

Ketika masuk ke dalam tubuh, vaksin COVID-19 membutuhkan waktu beberapa hari, atau bahkan minggu untuk membentuk antibodi. Nah, berikut mekanisme atau cara kerja vaksin COVID-19.

  1. Vaksin COVID-19 bekerja dengan membuat antibodi untuk melawan virus corona. Antibodi menempel pada protein virus.
  2. Saat vaksin COVID-19 dibuat, virus corona yang menjadi bahan pembuatan vaksin diubah menjadi non-aktif dengan menggunakan bahan kimia yang disebut beta-propiolakton. Virus corona yang tidak aktif tidak bisa bereplikasi lagi, tapi proteinnya tetap utuh.
  3. Karena virus corona di vaksin sudah mati, maka bisa disuntikkan ke tubuh manusia tanpa menyebabkan infeksi COVID-19. Begitu masuk ke dalam tubuh, beberapa virus yang tidak aktif dikalahkan oleh sejenis kekebalan yang disebut sel pembawa antigen.
  4. Sel yang membawa antigen merusak virus corona hingga muncul beberapa fragmen di permukaannya, sehingga sel tubuh bisa mendeteksi fragmen tersebut.
  5. Antibodi pun terbentuk. Sel kekebalan tubuh menjadi aktif, berkembang biak, dan mengeluarkan antibodi untuk melawan virus corona.
  6. Setelah vaksin disuntikkan, sistem imun mampu merespons infeksi virus corona yang hidup. Kemudian sel kekebalan mencegah virus untuk masuk dan memblokir virus dengan berbagai cara.
  7. Tubuh menyimpan segala informasi tentang virus corona setelah disuntikan vaksin COVID-19. Tubuh dapat mengingat virus corona selama bertahun-tahun lamanya.

Cara Kerja Vaksin Covid-19

Perlu diketahui, semua jenis vaksin COVID-19 sudah menjalani uji coba dalam studi praklinis dan uji klinis. Langkah ini untuk menilai keamanan vaksin dan seberapa baik efektivitas dalam mencegah penyakit. Seperti vaksin lainnya, vaksin COVID-19 juga memiliki efek samping yang terbilang masih aman. Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai cara kerja vaksin COVID-19. Apakah kamu sudah mendapatkan vaksin? Jika masih ragu mengenai keamanan vaksin berkaitan dengan kondisi kesehatan yang kamu miliki, tanyakan saja pada dokter atau tanyakan kepada orang yang ahli dibidang medis.

Referensi

  1. NHS Inform. Diakses pada 2021. How the vaccines work CDC. Diakses pada 2021. Understanding How COVID-19 Vaccines Work.
  2. News Today. Diakses pada 2021. How do COVID-19 vaccines work?.
How useful was this post?
Click on a star to rate it!

5 ( 4521 Votes )

Silahkan Rating!
Data Vaksin COVID-19 Yang Disetujui

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Follow
( 0 Followers )
X

Follow

E-mail : *

Post Disclaimer Data Vaksin COVID-19 Yang Disetujui

Informasi yang terkandung dalam posting ini adalah untuk tujuan informasi umum saja. Informasi ini disediakan oleh Prameres Foundation dengan judul Data Vaksin COVID-19 Yang Disetujui dan sementara kami berusaha untuk menjaga agar informasi tetap mutakhir dan benar, kami tidak membuat pernyataan atau jaminan apa pun, tersurat maupun tersirat, tentang kelengkapan, keakuratan, keandalan, kesesuaian, atau ketersediaan dengan sehubungan dengan situs web atau informasi, produk, layanan, atau gambar terkait yang terdapat pada kiriman untuk tujuan apa pun.

Kontak Prameres Official

  1. Facebook : https://www.facebook.com/prameresakti.net
  2. Instagram : https://instagram.com/prameres.sakti
  3. WhatsApp : https://wa.me/6289696965211
  4. Messenger : https://www.facebook.com/prameresakti.net

Kebijakan Ketentuan

  1. Kebijakan privasi : https://prameres.com/kebijakan-privasi/.
  2. Kebijakan nonkomersial : https://prameres.com/atribusi-nonkomersial/.
  3. Kebijakan Digital Millennium Copyright Act : https://prameres.com/dmca-protection-badge/.
  4. Kebijakan adsense : -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.